praktikum

  • Tugas Praktikum Sistem Operasi
    • SO Modul 1
    • SO Modul 2
    • SO Modul 3
    • SO Modul 4
    • SO Modul 5
  • Tugas Praktikum Dasar Komputer Dan Internet
    • DASKOM Modul 1
    • DASKOM Modul 2
    • DASKOM Modul 3
    • DASKOM Modul 4

      Senin, 05 Januari 2015

      SISTEM OPERASI MODUL 5

      1. Sebutkan macam-macam kernel pada linux!
      • Kernel monolithic: mengintegrasikan banyak fungsi di dalam kernel dan menyediakan lapisan abstraksi perangkat keras secara penuh terhadap perangkat keras yang berada di bawah sistem operasi.
      • Kernel threading :  merupakan suatu execution context yang bisa dengan mandiri (independently) dijadwalkan berlaku baik pada suatu user program, atau menjalankan beberapa fungsi kernel. Beberapa kernel Unix modern, seperti Solaris 2.x dan SVR4.2/MP menggunakan kernel ini
      • Mikrokernel menyediakan sedikit saja dari abstraksi perangkat keras dan menggunakan aplikasi yang berjalan di atasnya yang disebut dengan server untuk melakukan beberapa fungsionalitas lainnya.

      • Exokernel menyediakan hardware abstraction secara minimal, sehingga program dapat mengakses hardware secara langsung. Dalam pendekatan desain exokernel, library yang dimiliki oleh sistem operasi dapat melakukan abstraksi yang mirip dengan abstraksi yang dilakukan dalam desain monolithic kernel.
      1. Apa perbedaan chmod +x dengan chmod 777 dan chown 777!
      • Chmod +x : perintah untuk menambah hak akses mode eksekusi pada sebuah file atau   direktori agar file atau direktori tersebut dapat di eksekusi.
      • Chmod 777: perintah yang berarti memberi permission pada file supaya user, group, others bisa membaca, menulis, dan menjalankan file tersebut. Perintah ini merupakan perintah dengan octal mode.
      • Chown 777 : untuk menyatakan akses kepemilikan secara penuh pada sebuah file atau direktori. Perintah ini hanya dapat digunakan oleh user root.
      1. Jelaskan cara mengetahui shell yang aktif dan cara mengganti atau berpindah shell?
      Linux menggunakan bash sebagai shell default, tetapi pengguna bisa mengubah shell default untuk tiap usernya. Untuk melihat shell yang sedang digunakan oleh user bisa dilihat pada file:

      /etc/passwd.
      root:x:0:0:root:/root:/bin/bash
      daemon:x:1:1:daemon:/usr/sbin:/bin/sh

      Isi dari file tersebut tiap barisnya dibagi menjadi tujuh bagian, dan setiap terakhir digunakan untuk mendefinisikan shell yang digunakan. Dalam contoh di atas user root menggunakan shell Bash sedangkan daemon menggunakan shell bourne shell. Cara lain yang bisa digunakan untuk melihat shell adalah dengan melihat environmet user dengan menjalankan perintah env. Environment user merupakan lingkungan user yang berisi semua variabel atau ketentuan khusus untuk user tersebut.

      $env
      ...........
      SHELL=/bin/bash
      ...........
      Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengganti atau berpindah shell default, yaitu dengan utilitas userconf, atau dapat juga dengan mengubah pada file
      /etc/passwd tersebut tetapi harus sebagai root. Contoh mengganti shell dengan utilitas chsh (change shell).
      mengganti atau berpindah shell menggunakan perintah chsh.
      contoh :   $chsh -s /bin/sh  ➔  bourne shell
                     $chsh -s /bin/csh  ➔  c shell
                     $chsh -s /bin/bash  ➔ bourne-again shell
                     $chsh -s /bin/ksh  ➔ korn shell
      Diposting oleh Unknown di 20.24 Tidak ada komentar:
      Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

      SISTEM OPERASI MODUL 4

      1. Di dalam linux hak akses suatu file atau folder dideklarasikan dalam bentuk octal mode, sebutkan dan jelaskan octal mode tersebut!
      Jawab :
      Octal Mode
      Mode ini menggunakan angka octal (0-7) untuk melambangkan hak
      akses. Digambarkan sebagai berikut.

      Format : chmod option nilai_oktal nama_file
      Contoh :    $ chmod 777 file.txt
      $ ls –l file.txt
      -rwxrwxrwx 1 komputasi komputasi 1 2013-01-04 06:30 file.txt
      Setelah diubah ijin aksesnya file file.txt sekarang memiliki hak akses -rwxrwxrwx. Sehingga user, group, others bisa membaca, menulis dan menjalankan file tersebut.



      1. Jelaskan semua command yang digunakan khusus  untuk melakukan manajemen file system. Dan jelaskan  semua fungsinya. (seperti :chmod, chown, dll )!
      Jawab :
      • cat : berfungsi untuk menampilkan isi file dan menciptakan file.
      Contoh :    $ cat –s file1
              $ cat> file1.txt
      Ket : -s -> tidak menampilkan pesan kesalahan bila file yang isinya akan ditampilkan tidak ada
      > ->menciptakan file
      • cp : berfungsi untuk menyalin file.
      Contoh : $ cpfile1.txt file2.txt→ket : mengcopy file file1.txtke file file2.txt
      • rm :berfungsi untuk menghapus file.
      option rm :





      Contoh :$ rm-f file1.txt→ ket : menghapus file file1.txt
      • mv  : berfungsi untuk mengganti nama file/direktori dan memindah file ke direktori lain.
      Contoh : $ mv file2.txt file3.txt→ket : mengganti nama file file2.txt menjadi file3.txt

      • find : berfungsi untuk mencari file.
      syntax :find nama path ekspresi
      Contoh:$ find file1.txt→ket : mencari file file1.txt
      • Mengubah model akses dan kepemilikan file atau direktori:
      - chmod ( change mode): berfungsi untuk mengubah permission. Bisa dengan kode numerik (chmod 777 namafile) atau dengan menggunakan kode huruf lalu diikuti tanda + untuk menambahkan permission atau tanda – untuk mengurangi permisssions.
      Bentuk:    (1) chmod mode [file|dir]
      (2) chmod [ugoa] {+|-|=} [rwx|ugo][file|dir]...
      tipe pemakai operator jenis izin :
      u     : User(owner)
      -     : Menghapus izin r Read
      g     : Group
      +     : Menambah izin w Write
      o     : Other
      =    :  Penugasan izin x Execute
      a     : semua atau (ugo)
      Contoh :    






      $ chmod g+w file4.txt→ ket : tambahkan hak write(w) pada group (g)
      $ chmod 640 file1.txt→ ket : mode berupa 3 digit kode oktal untuk menyatakan hak akses
      -chown (change owner): berfungsi untuk mengubah kepemilikan dari file/direktori Anda.
      Opsi yang sering digunakan :
      –R (recursive) penggantian dilakukan secara rekursif  ke semua file atau direktori turunan dari direktori yang diberikan.
      Sintaks :    chown [opsi] nama_usernama_file
      chown [opsi] nama_userpath_direktori
      chown [opsi] nama_user.nama_groupnama_file
      chown [opsi] nama_user.nama_grouppath_direktori
      Contoh : $ chown josh.josh nama_file→ ket : mengubah file myfile menjadi milik josh dan grupjosh.
      $ chown komputasi text1.txt
      - chgrp (change group) : berfungsi untuk mengubah group dari file atau untuk mengganti kepemilikan group sebuah file atau direktori.
      Opsi yang sering digunakan :
      –R (recursive) penggantian dilakukan secara rekursif ke semua file atau direktori turunan dari direktori yang diberikan.
      Hak akses dituliskan dengan aturan sebagai berikut :
      • -rwxr-xr-x menandakan sebuah file
      • drwxr-xr-x menandakan sebuah direktori   
      Sintaks :    chgrp hak_akses [opsi] nama_user nama_file
      chgrp hak_akses [opsi] nama_user path_direktori
      chgrp hak_akses [opsi] nama_user.nama_group nama_file
      chgrp hak_akses [opsi] nama_user.nama_group path_direktori
      Diposting oleh Unknown di 20.22 Tidak ada komentar:
      Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

      DASKOM MODUL 4

      Buatlah 2 tabel table tb_mhs
      1. Database

      2. a. Halaman awal                            b. Pilih Input Data Mahasiswa


      c.  Saat Input Data                            d.Saat simpan data






      e. Pilih Lihat Data Mahasiswa                        f. Hasil Lihat Data Mahasiswa


      f. Edit Lihat Data Mahasiswa                        g. Hasil Edit Data Mahasiswa

      h. Saat edit data                            i. Hasil Edit













      j. Sebelum Hapus                        k.  Saat Hapus
      l. Setelah hapus                            m. Pilih Kembali              
      n. Setelah Memilih kembali ke menu awal            o. Pilih Tambah Data











      p. Kembali Ke menu input data anda                q. pilih reset
      r. tampilan kembali kosong

      Diposting oleh Unknown di 19.38 Tidak ada komentar:
      Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

      DASKOM MODUL 3


      2 & 3. Buatlah jaringan dengan ketentuan terdapat beberapa PC Client, Server, Router, HUB/Switch? Setting IP address pada jaringan, kemudian coba ping jaringan!




      Diposting oleh Unknown di 19.31 Tidak ada komentar:
      Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

follow me on ig

Arsip Blog

  • ▼  2015 (4)
    • ▼  Januari (4)
      • SISTEM OPERASI MODUL 5
      • SISTEM OPERASI MODUL 4
      • DASKOM MODUL 4
      • DASKOM MODUL 3
  • ►  2014 (5)
    • ►  Desember (5)
Tema Sederhana. Gambar tema oleh luoman. Diberdayakan oleh Blogger.