Sabtu, 13 Desember 2014

DASKOM TUGAS PRAKTIKUM MODUL 2



1.     
Buatlah tutorial Install sistem operasi linux ubuntu dengan menggunakan linux live beserta gambar? 
TUTORIAL INSTALL SISTEM OPERASI LINUX UBUNTU

1.siapkan flashdisk, minimal 1 Gb
2.file iso ubuntu yang akan diinstall  (bisa didownload gratis di situs ubuntu.com, atau minta sama teman)
3.program pembuat FD kita bootable yang bisa didownload dihttp://www.pendrivelinux.com/universal-usb-installer-easy-as-1-2-3/
setelah siap, kita mulai.
<>membuat bootable Flashdisk
<>jalankan program universal-usb-installer
<>pilih edisi ubuntu yang ingin diinstall

<>klik "browse" untuk membuka file iso ubuntu


<>pilih removable disk yang ingin diformat dan dijadikan bootable (jangan salah pilih, pastikan buka di eksplorer untuk memastikan)

<>klik create
selanjutnya menginstall ubuntu di komputer kita
<> nyalakan komputer kita, Tekan tombol F8, F11, F10 atau tombol F12 (bergantung pada BIOS Anda) untuk memilih USB Flashdisk sebagai boot device yang akan dijalankan pertama kali. 
<>tunggu sampai muncul pilihan dalam bentuk DOS. kita bisa memilih untuk mencobanya (try) atau langsung menginstallnya langsug ke hard disk. karena saya ingin menginstall, maka saya pilih install to Harddisk
<>kita akan masuk ke panduan instalasi. Pilih bahasa kemudian klik tombol "Install Ubuntu 10.04 LTS" untuk melanjutkan ...

<>setting waktu dan regional, kemudian pilih forward

<>tentukan format keyboard, pake saja setting default. tapi bolehlah kalau ingin mengganti.


<>nah, ini dia bagian yang rawan. kita harus menentukan partisi harddisk. kalo salah bisa bermasalah nantinya.

ada empat pilihan di sini:
1. Jika Anda memiliki sistem operasi lain (misalnya Windows XP) dan Anda ingin sistem dual boot, pilih opsi pertama: "Install them side by side, choosing between them at each startup."
Catatan: Opsi ini hanya akan muncul jika Anda memiliki sistem operasi lain telah terinstal pada komputer, Microsoft Windows misalnya. Ingatlah bahwa, setelah proses instalasi, boot loader Windows akan ditimpa oleh boot loader Ubuntu!

2. Jika Anda ingin menghapus sistem operasi yang sudah ada, atau harddisk sudah dalam kondisi kosong, dan Anda ingin agar installer melakukan proses partisi secara otomatis, silahkan gunakan pilihan kedua, "Use the entire disk."
Catatan: Pilihan ini direkomendasikan bagi pengguna yang tidak memiliki sistem operasi lain terpasang pad komputer atau yang ingin menghapus sistem yang sudah ada.

3. Pilihan ketiga adalah "Use the largest continuous free space" ini akan menginstal Ubuntu 10.04 dalam partisi kosong dalam harddisk yang telah dipilih jika anda memasang lebih dari satu harddisk.

4. Pilihan keempat adalah "Specify partitions manually" jika anda ingin melakukan partisi secara manual dan ini hanya dianjurkan untuk pengguna tingkat lanjut, untuk membuat partisi khusus atau memformat hardisk dengan file system lain selain pilihan yang telah ditentukan secara default. Langkah ini juga dapat digunakan untuk membuat partisi /home secara terpisah, yang sangat berguna jika Anda menginstal ulang seluruh sistem Ubuntu dikemudian hari.
bagi pemula, saya anjurkan memilih pilihan no 1. kalau  sudah selesai dengan urusan HardDisk, tinggal pilih forward



<>akan muncul pilihan mengisi profile seperti nama dan password, isi sesuai kebutuhan kita, klik forward


<>jika sudah, klik install dan tunggu sampai muncul pop up restart. ditunggu sekitar 20 menitan kalo ga salah.



<>setelah restart, anda akan masuk ke Ubuntu baru kita.






2.      Cobalah setting IP Linux yang anda install melalui terminal?
Buka Terminal, jalankan perintah berikut:
sudo nano /etc/network/interfaces
Saat jendela editor nano terbuka, akan tampil seperti ini (default):

Misalnya Anda mempunyai koneksi eth0 yang terhubung, dan ingin memberi IP address baru seperti ini:
IP: 192.168.1.120
Subnet mask / Netmask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.1.254
yang perlu Anda lakukan adalah menambahkan baris berikut ini:
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.120
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.254
Catatan:
Anda bisa mengetiknya langsung pada editor nano atau dengan mengcopy-nya langsung (Ctrl-Shift-V untuk paste ke Terminal).
Hasilnya akan seperti ini:

Save, cara tekan Ctrl-X dan Y.
Selanjutnya kita masih harus mengedit DNS Server, kita perlu mengedit /etc/resolv.conf:
Buka Terminal, jalankan perintah ini:
sudo nano /etc/resolv.conf
Masukkan DNS, misalnya anda ingin menggunakan DNS dari Google (8.8.8.8), masukkan dengan format seperti ini:
nameserver 8.8.8.8
Hasilnya akan seperti ini:

Catatan:
Saya menggunakan DNS Google hanya sebagai contoh, atau alternatif dari DNS yang ditentukan oleh ISP.
Setelah semua settingan diatas di isi, kita harus membuat agar sistem membaca atau mengenali settingan yang kita buat, jalankan perintah ini pada Terminal:
sudo /etc/init.d/networking restart
Melalui NetworkManager (GUI)
Ini adalah cara yang paling banyak disukai orang karena tidak perlu mengetik di Terminal, tapi membutuhkan proses yang sedikit lebih panjang.
Klik-kanan pada ikon Network Manager (ditunjukkan dengan ikon jaringan), lalu pilih Edit Connections.

Pada tab Wired (koneksi kabel), klik pada tombol Add untuk menambah settingan baru.

Masuk ke tab IPv4 Settings dan isi settingannya:

Setelah semua settingan sudah diisi, klik tombol Apply untuk menerapkan settingan.
Klik pada Network Manager dan pilih settingan yang baru saja dibuat.


Anda sudah berhasil !!!
3.      Buatlah direktori baru di Linux Ubuntu?

1. buka terminal, ketik mkdir (spasi) nama folder (misal reanimation), lalu enter.


2. setelah itu ketik dir(untuk menampilkan isi direktori) , lalu enter


4.      Isikan file hewan.txt beserta isinya minimal 10 nama hewan!

buka terminal, lalu ketikan touch nama_file.txt, lalu enter. Setelah itu ketikan perintah dir untuk melihat file yang anda buat, lalu ketik echo "Isi kata atau kalimat" >> nama_file.txt untul membuat isi dalam sebuah file. Setelah itu cat hewan.txt untuk melihat isi di dalam sebuah file.