1. Buatlah tutorial Install sistem operasi linux ubuntu
dengan menggunakan linux live beserta gambar?
TUTORIAL INSTALL SISTEM OPERASI LINUX UBUNTU
1.siapkan
flashdisk, minimal 1 Gb
2.file
iso ubuntu yang akan diinstall (bisa didownload gratis di situs
ubuntu.com, atau minta sama teman)
setelah siap, kita
mulai.
<>membuat
bootable Flashdisk
<>jalankan
program universal-usb-installer
<>pilih edisi
ubuntu yang ingin diinstall
<>klik "browse" untuk membuka file
iso ubuntu
<>pilih
removable disk yang ingin diformat dan dijadikan bootable (jangan salah pilih,
pastikan buka di eksplorer untuk memastikan)
<>klik create
selanjutnya menginstall ubuntu di komputer kita
<> nyalakan komputer kita, Tekan tombol F8,
F11, F10 atau tombol F12 (bergantung pada BIOS Anda) untuk memilih USB
Flashdisk sebagai boot device yang akan dijalankan pertama kali.
<>tunggu sampai muncul pilihan dalam bentuk
DOS. kita bisa memilih untuk mencobanya (try) atau langsung menginstallnya
langsug ke hard disk. karena saya ingin menginstall, maka saya pilih install to
Harddisk
<>kita akan masuk ke panduan instalasi. Pilih
bahasa kemudian klik tombol "Install Ubuntu 10.04 LTS" untuk
melanjutkan ...
<>setting waktu dan regional, kemudian pilih
forward
<>tentukan format keyboard, pake saja setting
default. tapi bolehlah kalau ingin mengganti.
<>nah, ini dia bagian yang rawan. kita harus
menentukan partisi harddisk. kalo salah bisa bermasalah nantinya.

ada empat pilihan di sini:
1. Jika Anda memiliki sistem operasi lain (misalnya
Windows XP) dan Anda ingin sistem dual boot, pilih opsi pertama: "Install
them side by side, choosing between them at each startup."
Catatan: Opsi ini hanya akan muncul jika Anda
memiliki sistem operasi lain telah terinstal pada komputer, Microsoft Windows
misalnya. Ingatlah bahwa, setelah proses instalasi, boot loader Windows akan
ditimpa oleh boot loader Ubuntu!
2. Jika Anda ingin menghapus sistem operasi yang
sudah ada, atau harddisk sudah dalam kondisi kosong, dan Anda ingin agar
installer melakukan proses partisi secara otomatis, silahkan gunakan pilihan
kedua, "Use the entire disk."
Catatan: Pilihan ini direkomendasikan bagi pengguna
yang tidak memiliki sistem operasi lain terpasang pad komputer atau yang ingin
menghapus sistem yang sudah ada.
3. Pilihan ketiga adalah "Use the largest
continuous free space" ini akan menginstal Ubuntu 10.04 dalam partisi
kosong dalam harddisk yang telah dipilih jika anda memasang lebih dari satu
harddisk.
4. Pilihan keempat adalah "Specify partitions
manually" jika anda ingin melakukan partisi secara manual dan ini hanya
dianjurkan untuk pengguna tingkat lanjut, untuk membuat partisi khusus atau
memformat hardisk dengan file system lain selain pilihan yang telah ditentukan
secara default. Langkah ini juga dapat digunakan untuk membuat partisi /home
secara terpisah, yang sangat berguna jika Anda menginstal ulang seluruh sistem
Ubuntu dikemudian hari.
bagi pemula, saya anjurkan memilih pilihan no 1.
kalau sudah selesai dengan urusan HardDisk, tinggal pilih forward

<>akan
muncul pilihan mengisi profile seperti nama dan password, isi sesuai kebutuhan
kita, klik forward
<>jika sudah, klik install dan tunggu sampai
muncul pop up restart. ditunggu sekitar 20 menitan kalo ga salah.
<>setelah
restart, anda akan masuk ke Ubuntu baru kita.
2.
Cobalah setting IP Linux yang anda install melalui terminal?
Buka Terminal, jalankan perintah
berikut:
sudo nano /etc/network/interfaces
Saat jendela editor nano terbuka, akan
tampil seperti ini (default):
Misalnya Anda mempunyai koneksi eth0
yang terhubung, dan ingin memberi IP address baru seperti ini:
IP: 192.168.1.120
Subnet mask / Netmask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.1.254
yang perlu Anda lakukan adalah
menambahkan baris berikut ini:
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.120
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.254
Catatan:
Anda bisa mengetiknya langsung pada
editor nano atau dengan mengcopy-nya langsung (Ctrl-Shift-V untuk paste ke
Terminal).
Hasilnya akan seperti ini:
Save, cara tekan Ctrl-X dan Y.
Selanjutnya kita masih harus mengedit
DNS Server, kita perlu mengedit /etc/resolv.conf:
Buka Terminal, jalankan perintah ini:
sudo nano /etc/resolv.conf
Masukkan DNS, misalnya anda ingin
menggunakan DNS dari Google (8.8.8.8), masukkan dengan format seperti ini:
nameserver 8.8.8.8
Hasilnya akan seperti ini:
Catatan:
Saya menggunakan DNS Google hanya
sebagai contoh, atau alternatif dari DNS yang ditentukan oleh ISP.
Setelah semua settingan diatas di isi,
kita harus membuat agar sistem membaca atau mengenali settingan yang kita buat,
jalankan perintah ini pada Terminal:
sudo /etc/init.d/networking restart
Melalui NetworkManager (GUI)
Ini adalah cara yang paling banyak
disukai orang karena tidak perlu mengetik di Terminal, tapi membutuhkan proses
yang sedikit lebih panjang.
Klik-kanan pada ikon Network Manager
(ditunjukkan dengan ikon jaringan), lalu pilih Edit Connections.
Pada tab Wired (koneksi kabel), klik
pada tombol Add untuk menambah settingan baru.
Masuk ke tab IPv4 Settings dan isi
settingannya:
Setelah semua settingan sudah diisi,
klik tombol Apply untuk menerapkan settingan.
Klik pada Network Manager dan pilih
settingan yang baru saja dibuat.
Anda sudah berhasil !!!
3.
Buatlah direktori baru di Linux Ubuntu?
1. buka terminal, ketik mkdir (spasi)
nama folder (misal reanimation), lalu enter.
2. setelah itu ketik dir(untuk
menampilkan isi direktori) , lalu enter
4.
Isikan file hewan.txt beserta isinya minimal 10 nama hewan!
buka terminal, lalu ketikan touch
nama_file.txt, lalu enter. Setelah itu ketikan perintah dir untuk melihat file
yang anda buat, lalu ketik echo "Isi kata atau kalimat" >>
nama_file.txt untul membuat isi dalam sebuah file. Setelah itu cat hewan.txt
untuk melihat isi di dalam sebuah file.