Kamis, 18 Desember 2014

SISTEM OPERASI MODUL 3

1. Kill adalah perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan.

  Tujuannya adalah menghentikan proses.
Format penulisan: $ kill <sinyal> <pid>
PID adalah nomor proses yang akan di hentikan. Tidak tahu PID proses mana yang mau dibunuh? Cobalah bereksperimen dengan perintah: ps aux | grep <myusername>

  2. · w dan who Berfungsi untuk menampilkan user yang sedang login · 
ps (=print status) Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user. whoami Mencetak login name anda. untuk mengetahui anda terlogin dengan user apa · 
top Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu. · tail Memiliki fungsi yang hampir sama dengan cat, yaitu menampilkan isi dari suatu file.

3. Terkadang kita akan menjumpai program yang hang di linux, dan setelah ditekan close berkali – kali masih tidak bisa menutup program yang dimaksud. Kita bisa menggunakan kill atau killall untuk mengentikan proses.

Penggunaan kill seperti dibawah ini : kill pid pid = process id
contoh : kill 1692
Penggunaan killall seperti ini : killall processname
contoh : killall wget command diatas akan meng-kill semua proses yang namanya wget
Nah untuk kasus berikutnya, gimana jika kita sudah mengetik kill untuk pid yang sama berulang – ulang tapinya tidak bisa di-kill ? anda bisa memaksa (force) kill dari pid tersebut Penggunaan force kill seperti berikut ini :
kill -9 pid
contoh : kill -9 11043 Gimana jika kita ingin meng-kill proses, dan seketika itu pula menghidupkan kembali process tersebut ? Penggunaaannya seperti berikut : kill -HUP pid contoh : kill -HUP 1234  

4. touch [nama_file] : Digunakan untuk membuat file baru. more [nama_file] : Digunakan untuk menampilkan isi sebuah file less [nama_file] : Digunakan untuk melihat suatu file layar per layar